Tugas 6 : Menjawab Pertanyaan

Pertanyaan:

1. Gambarlah contoh sebuah Entitas dengan nama MAHASISWA beserta ATRIBUT yang relevan !

2. Gambarlah contoh sebuah Entitas dengan nama MATAKULIAH beserta ATRIBUT yang relevan !

3. Gambarlah contoh sebuah Entitas dengan nama JRS beserta ATRIBUT yang relevan !

4. Gambarlah contoh sebuah Entitas dengan nama NILAI beserta ATRIBUT yang relevan !

Status: Selesai
Keterangan: Saya sudah menyelesaikan assignment ini
Bukti:


1.Contoh Entitas Mahasiswa beserta atributnya

2.Contoh Entitas Mata Kuliah beserta atributnya

3.Contoh Entitas Jurusan beserta atributnya

4.Contoh Entitas Nilai beserta atributnya

Tugas 5 : Menjawab Pertanyaan

Pertanyaan: Sebutkan nama-nama Entitas, Atribut kunci, dan Relasi (Mapping Cardinality) yang digunakan pada ERD diatas !
Status: Selesai
Keterangan: Saya sudah menyelesaikan assignment ini
Bukti:


Keterangan: Nama entitas, Atribut dan Relasi yang digunakan pada ERD diatas

Nama Entitas: Mahasiswa
Atribut kunci: nama, nim, Tgl lhr, alamat

Nama Entitas: JRS
Atribut kunci: kd matkul, nim, Hari, Jam, Ruang

Nama Entitas: Matakuliah
Atribut kunci: Kd matkul, Nama matkul, sks

ERD di atas menunjukkan adanya 3 kumpulan entitas, Yaitu: Entitas Mahasiswa, Entitas Jurusan & Entitas Matakuliah. Dan adanya relasi dari ketiga entitas tersebut. Untuk Relasi yang digunakan pada ERD diatas adalah one-to-many (1:M) karena seorang mahasiswa bisa berhubungan dengan 1 jurusan atau lebih, Begitupun 1 matakuliah bisa diambil oleh 1 jurusan atau lebih.

Tugas 3 : Menjawab pertanyaan

Pertanyaan:

1. Jelaskan yang dimaksud dengan Entitas, Atribute, Relasi dan Mapping Cardinality (pemetaan kardinalitas) !

2. Apa yang dimaksud dengan Entity Relationship Model, apa kaitannya dengan perancangan basis data !

3. Sebutkan nama dan Gambarkan apa saja simbol yang digunakan dalam merancang basis data menggunakan Entity Relationship Diagram !

4. Jelaskan tentang pemetaan kardinalitas 1 to 1, 1 to M, M to N yang digunakan saat merancang basis data menggunakan Entity Relationship Diagram !!

5. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis Atribut yang digunakan dalam merancang basis data menggunakan Entity Relationship Diagram !

Status: Selesai
Keterangan: Saya sudah menyelesaikan assignment ini
Bukti:


1.Jelaskan yang dimaksud dengan Entitas, Atribute, Relasi dan Mapping Cardinality (pemetaan kardinalitas) !
  • Entity (entitas) merupakan penyajian obyek, kejadian atau konsep dunia  nyata yang keberadaannya secara eksplisit didefinisikan dan disimpan dalam basis data, contohnya Mahasiswa, Matakuliah, Dosen, Nilai dan lain sebagainya.
  • Atribute (atribut) adalah keterangan-keterangan yang menjelaskan karakteristik dari suatu entitas seperti NIM, Nama, Fakultas, Jurusan untuk entitas Mahasiswa.
  • Relationship (hubungan) merupakan hubungan atau interaksi antara satu entitas dengan yang lainnya, misalnya entitas pelanggan berhubungan dengan entitas barang yang dibelinya.
  • Mapping Cardinality (Pemetaan Kardinalitas) menyatakan jumlah entitas di mana entitas lain dapat dihubungkan ke entitas tersebut melalui himpunan relasi.

2.Apa yang dimaksud dengan Entity Relationship Model, apa kaitannya dengan perancangan basis data !

Entity-Relationship Model (ERM) merupakan abstrak dan konseptual representasi data. Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model data semantik sistem. Dimana sistem seringkali memiliki basis data relasional, dan ketentuannya bersifat top-down. Diagram untuk menggambarkan model Entitiy-Relationship ini disebut Entitiy-Relationship diagram, ER diagram, atau ERD.


3.Sebutkan nama dan Gambarkan apa saja simbol yang digunakan dalam merancang basis data menggunakan Entity Relationship Diagram !
Image result for simbol pada entity relationship diagram

4.Jelaskan tentang pemetaan kardinalitas 1 to 1, 1 to M, M to N yang digunakan saat merancang basis data menggunakan Entity Relationship Diagram !!

  • One-to-one (1:1): Hubungan terjadi bila setiap instansi entitas hanya memiliki satu hubungan dengan instansi entitas lain.  Contoh: Seorang guru mengajar seorang siswa, Seorang siswa diajar oleh seorang guru
  • One-to-many (1:M). Relasi ini terjadi bila setiap instansi dapat memiliki lebih dari satu hubungan terhadap instansi entitas lain tetapi tidak kebalikannya. Contoh:  Satu Bagian mempekerjakan banyak Pegawai atau
    banyak Pegawai kerja dalam satu Bagian.
  • Many-to-many (M:N). Hubungan saling memiliki lebih dari satu dari setiap instansi entitas terhadap instansi entitas lainnya. Contoh:  Banyak Mahasiswa mengambil beberapa Mata kuliah atau beberapa mata kuliah diambil banyak Mahasiswa.

5.Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis Atribut yang digunakan dalam merancang basis data menggunakan Entity Relationship Diagram !

  • Key: Atribut yg digunakan untuk menentukan suatu entity secara unik (tidak bisa   dipecah lagi)
  • Atribut Simple: Atribut yg bernilai tunggal
  • Atribut Multi Value: Atribut yg memiliki sekelompok nilai untuk setiap instan entity.
  • Atribut Derivatif: Suatu atribut yg dihasilkan dari atribut yang lain
  • Atribut Composit: Suatu atribut yg tdr dr bbrp atribut yg lebih   kecil yg mempunyai arti tertentu

Tugas 2 : Membuat Artikel

Pertanyaan: Buatlah 1 halaman Artikel terkait Database Design (Perancangan Basis Data) yang kalian ketahui dan pahami, cantumkan sumber informasi yg akurat dari mana materi tersebut kalian peroleh !

Status: Selesai
Keterangan: Saya sudah menyelesaikan assignment ini
Bukti:


Desain Database

Database (Basis data) merupakan kumpulan dari file / arsip / data yang saling berhubungan yang tersimpan di simpanan luar komputer atau dalam media penyimpanan tertentu untuk memanipulasinya. Basis data diorganisasikan sedemikian rupa sehingga untuk nantinya dapat dimanfaatkan dengan efektif dan efisien serta mudah.

Desain Database atau basis data adalah proses menghasilkan detail (rinci) model data dari basis data (database).

Tujuan dari desain database adalah untuk menentukan data-data yang dibutuhkan dalam sistem, sehingga informasi yang dihasilkan dapat terpenuhi dengan baik. Terdapat beberapa alasan mengapa desain database perlu untuk dilakukan, salah satu adalah untuk menghindari pengulangan data (data redundancy).

Proses Desain Database ada enam yaitu : Analisis Persyaratan, Desain Database Konseptual, Desain Database Logika, Perbaikan skema, Desain Database fisik, Desain Aplikasi dan Keamanan

Berikut adalah penjelasan mengenai keenam dari proses Desain Database tersebut:

1. Analisis Persyaratan (Conditional Analysis)

Proses atau langkah pertama dalam mendesain database yaitu kita wajib mengetahui dan memahami apa yang diinginkan user (pengguna) database tersebut seperti data yang tersimpan dalam database, aplikasi yang akan dibuat dan jenis operasi apa yang digunakan serta subjek sesuai persyaratan yang ada.

2. Database Konseptual (Conceptual Database)

Pada langkah kedua informasi-informasi yang ada pada saat kita melakukan analisis persyaratan digunakan untuk mengembangkan deskripsi data tingkat tinggi yang wajib disimpan dalam database. Pada langkah ini sering diproyeksikan dengan menggunkan model ER, yaitu salah satu dari model data tingkat tinggi yang digunakan dalam desain database agar mengahasilkan desain atau gambaran yang sederhana yang sesuai dengan pemikiran pengguna (user).

3.Desain Database Logika (Logical Database Design)

Pada langkah ketiga kita harus mengubah konsep desain database atau model ER menjadi sebuah skema database relasional dari DBMS yang dipilih. Kita diwajibkan untuk memilih sebuah DBMS untuk membuat desain database yang kita inginkan.

4.Perbaikan skema

Pada langkah keempat untuk mendesain database yaitu menganalisa kumpulan relasi atau hubungan dalam skema database relasional untuk mengatasi persoalan atau masalah yang ada. Langkah ini sering disebut dengan Normalisasi yang bersifat subjektif.

5.Desain Database fisik (Physical Database Desain)

Langkah kelima kita wajib memperhitungkan bobot kerja umum yang sesuai dengan database kita dan memperbaiki desain database kelak agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan keinginan. Pada langkah ini meliputi pembuatan indeks pada tabel dan mengelompokkan beberapa table. Pada lankah kelima ini juga mempermasalahkan desain ulang yang nyata atau rasional dari beberapa skema dari langkah pertama desain database.

6.Desain Aplikasi dan Keamanan

Pada langkah ini semua aplikasi atau perangkat lunak yang menyangkut sebuah DBMS harus memperhitungkan aspek aplikasi di luar database tersebut. Desain perangkat lunak serta pola pengembangan yang lengkap telah ditetapkan oleh Metodologi desain UML. Secara singkat, kita wajib mengetahui entitas dan proses-proses yang ada pada aplikasi. Kita jaga wajib mengetahui fungsi entitas-entitas dalam setiap tahap atau proses pada tugas-tugas aplikasi. Kita juga wajib mengetahui bagian database yang dapat diakses dan yang tidak dapat diakses. Kita wajib memastikan prosedur akses tersebut dilakukan. Database Management System juga  menyuguhkan mekanisme-mekanisme agar proses langkah ini menjadi lebih mudah.

Sumber: Disini

SKuP Chandra Abianto

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Perkenalkan nama saya Chandra Abianto, seorang mahasiswa yang mengambil jenjang pendidikan Strata 1 di salah satu kampus favorit di Kota Tangerang, Perguruan Tinggi Raharja 🏫 dan saya mengambil jurusan Sistem Informasi dengan konsentrasi Sistem Informasi Manajemen (SIM). Saat ini saya sudah memasuki Semester 5 dan sedang mengambil mata kuliah yang diampu oleh Bu Sri Rahayu S.T, M.Msi yaitu, Perancangan Basis Data

 

PROFIL

Nama Lengkap: Chandra Abianto

NIM: 1711490589

Tempat Tanggal Lahir: Lampung Tengah, 10 Oktober 1998

Alamat Lengkap: Taman Balaraja blok C10/30, RT 003/008 Jln.Cendrawasih Asri. Kec.Sukamulya Kab.Tangerang, Banten

PENDIDIKAN

2004-2010: SDN Merak 01

2010-2013: MTs N Sukamulya

2013-2016: SMK Mandiri 02 Balaraja

PEKERJAAN

2017: PT. Sumber Alfaria Trijaya, tbk

2018: PT. Matahari Departement Store

 

NOASSIGNMENTSTART DUE DATESTATUSGRADE
1Tugas 1 : Membuat SKUP2 September 20197 September 2019Done

Tugas 1 : Membuat SKUP

Pertanyaan:

  1. Isi form agreement untuk assignment, click disini.
  2. Semua memiliki account Rinfo dengan biodata yang benar !
  3. Semua bergabung di iDu Class DL301 !
  4. Membuat SKUP !

Status: Selesai
Keterangan: Saya sudah menyelesaikan assignment ini
Bukti:


1.Mengisi form agreement

AGR


2.Memiliki akun Rinfo dengan biodata yang benar 

Req-Author


3.Bergabung di iDu Class DL301

idu-baru


4.Membuat SkUP

Berikut link SKUP yang telah saya buat —> Disini

Quis Pertemuan 6

Pertanyaan :

Jawablah pertanyaan dibawah ini

  1. Apa yang dimaksud dengan data definition language dan berikan contohnya ?
  2. Apa yang dimaksud dengan data manipulation language dan berikan contohnya ?

Status : 100% Tercapai

Keterangan : Saya telah menyelesaikan tugas ini 

Pembuktian : 

1. Apa yang dimaksud dengan data definition language dan berikan contohnya

DDL – Data Definition Language merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk membuat, mengubah dan menghapus struktur dan definisimetadata dari objek-objek database. 

Contoh : 

CREATE : perintah ini digunakan untuk membuat, termasuk di dalamnya membuat database baru, tabel baru view baru, dan kolom baru.
Contoh: CREATE DATABASE nama_database

ALTER : perintah ALTER berfungsi untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat. Mencakup di dalamnya mengubah nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, dan memberikan atribut pada kolom.
Contoh : ALTER TABLE nama_tabel ADD nama_kolom datatype

DROP : perintah DROP berfungsi untuk menghapus database atau tabel.
Contoh : DROP DATABASE nama_database

2. Apa yang dimaksud dengan data manipulation language dan berikan contohnya ?

DML – Data Manipulation Language merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk proses pengolahan isi data di dalam table seperti memasukkan, merubah dan menghapus isi data – dan tidak terkait dengan perubahan struktur dan definisi tipe data dari objek database.

Contoh : 

INSERT : perintah ini digunakan untuk memasukkan data baru ke dalam sebuah tabel. Perintah ini tentu saja bisa dijalankan ketika database dan tabel sudah dibuat.
Contoh : INSERT INTO nama_tabel VALUES (data1, data2, dst…);

SELECT : perintah ini digunakan untuk mengambil dan menampilkan data dari tabel atau bahkan dari beberapa tabel dengan penggunaan relasi.
Contoh : SELECT nama_kolom1, nama_kolom2 FROM nama_tabel;

UPDATE : perintah update digunakan untuk memperbaharui data pada sebuah tabel.
Contoh : UPDATE nama_tabel SET kolom1=data1, kolom2=data2,… WHERE kolom=data;

DELETE : perintah delete digunakan untuk menghapus data dari sebuah tabel.
Contoh : DELETE FROM nama_tabel WHERE kolom=data;

Quis Pertemuan 5

Pertanyaan : 

Jawablah pertanyaan dibawah ini

  1. Apa yang dimaksud dengan Struktur Query Language ?
  2. Sebutkan jenis SQL ?
  3. Apa kegunaan dari SQL, berikan contohnya ?

Status : 100 % Tercapai

Keterangan : Saya telah menyelesaikan tugas ini 

Pembuktian : 

1.Apa yang dimaksud dengan Struktur Query Language ?

Struktur Query Language adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.

2. Sebutkan jenis SQL ?

Terdapat 3 Jenis Perintah SQL

  1. DDL (Data Definition Language)
  2. DML (Data Manipulation Language)
  3. DCL (Data Control Language).

3. Apa kegunaan dari SQL, berikan contohnya ?

Pada umumnya, query terbagi menjadi dua macam, select query dan action query. Dimana select query tersebut mengacu pada permintaan untuk memperoleh data atau informasi yang terdapat didalam database. Sedangkan action query merupakan permintaan yang berkaitan dengan operasi-operasi seperti penambahan (insert), pembaruan (updating) dan penghapusan (deletion). Query menjadi komponen terpenting dalam pengolahan database. Sebab, dengan menggunakan query-lah sistem tersebut mampu memenuhi permintaan dari banyak pengguna.

Contoh query yang umum digunakan ada banyak, namun kami rangkum berdasarkan jenis query pada poin sebelumnya dalam poin – poin berikut ini.

1. Contoh DDL Query / Query untuk menentukan dan mengubah struktur sebuah database :

  • Create Database – membuat sebuah database
    CREATE DATABASE db_name
  • Alter Database – mengubah struktur database
    ALTER DATABASE db_name ADD table_name
  • Drop database – menghapus sebuah database
    DROP DATABASE db_name
  • Create db – membuat table dalam database
    CREATE TABLE table_name
    (
    Column_name1 data_type,
    Column_name2 data_type

    PRIMARY KEY(column_name))
  • Alter table – memodifikasi table
    ALTER TABLE table_name ADD column_name data_type
  • Drop table – menghapus table
    DROP TABLE table_name

2. Contoh DML Query, query untuk mengubah data dari database

  • SELECT – mengekstrak/ mengambil data dari sebuah basisdata
    SELECT * from table_name
  • UPDATE – mengubah data dari sebuah basisdata
    UPDATE table_name SET column1=value,column2=value2,.. WHERE some_column = some_value

  • DELETE – menghapus data dari database
    Delete From table_name WHERE some_column=some_value

  • INSERT INTO – menambahkan data ke database
    INSERT INTO table_name VALUES (value1,value2,…)

 

Quis Pertemuan 4

Pertanyaan :

Jawablah pertanyaan dibawah ini

  1. Apa yang dimaksud dengan Relational Integrity Rules
  2. Apa yang dimaksud dengan Basis Data Relasional 

Status : 100% Tercapai 

Keterangan : Saya telah menyelesaikan tugas ini 

pembuktian : 

1. Apa yang dimaksud dengan Relational Integrity Rules

Relational Integrity Rules adalah sekelompok aturan dalam RDBMS yang harus dipatuhi dalam pembuatan database agar database tersebut dapat bermanfaat sebagaimana mestinya.

2. Apa yang dimaksud dengan Basis Data Relasional 

Basis data relasional atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal sebagai relational database management system (RDBMS) adalah sebuah program komputer (atau secara lebih tipikal adalah seperangkat program komputer) yang dirancang untuk mengatur/memanajemen sebuah basis data sebagai sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data atas permintaan penggunanya. 

Quis Pertemuan 3

Pertanyaan :

  1. Apa Yang Dimaksud Dengan Arsitektur Dbms ?
  2. Jelaskan Abstraksi Hubungan Antara User Pada Dbms Dengan Physical Database ?

Status : 100% Tercapai

Keterangan : Saya telah menyelesaikan tugas ini 

Pembuktian :

Apa Yang Dimaksud Dengan Arsitektur Dbms ?

Arsitektur ini dikenal dengan nama arsitektur tiga skema (three-schema architecture) dimana fungsi ini untuk memisahkan antara basis data fisik dengan program aplikasi user.

Skema – skema tersebut adalah sebagai berikut;

  • Level internal merupakan skema internal yang memuat deskripsi struktur penyimpanan basis data dan menggunakan model data fisikal serta mendefinisikan secara detail penyimpanan data dalam basis data, serta jalur pengaksesan data.
  • Level konseptual adalah skema yang memuat deskripsi struktur basis data secara keseluruhan untuk semua pemakai. Skema ini hanya memuat deskripsi tentang entitas, atribut, hubungan dan batasan, tanpa memuat deskripsi data secara detail.
  • Level eksternal merupakan skema eksternal (user view) yang mendefinisikan pandangan data terhadap sekelompok user (local view) dengan menyembunyikan data lain yang tidak diperlukan oleh kelompok user tersebutJelaskan Abstraksi 

2. Jelaskan Abstraksi Hubungan Antara User Pada Dbms Dengan Physical Database ?

Abstraksi data merupakan tingkatan-tingkatan pengguna dalam memandang bagaimana sebenarnya data diolah dalam sebuah sistem database sehingga menyerupai kondisi yang sebenarnya dihadapi oleh pengguna sehari-hari.

Physical Level merupakan level abstraksi data yang paling rendah, yang menggambarkan bagaimana (how) data disimpan dalam kondisi sebenarnya. Level ini sangat kompleks karena struktur data dijelaskan secara rinci.